Beranda Ragam Pelepasan Tokoh Kepri Pardamean Halomoan Sitanggang Dilakukan Secara Adat Dan Dihadiri Ribuan...

Pelepasan Tokoh Kepri Pardamean Halomoan Sitanggang Dilakukan Secara Adat Dan Dihadiri Ribuan Pelayat 

Suasana penghormatan terakhir kepada almarhum Pardamean Halomoan Sitanggang dalam resepsi adat di Tanjungpinang yang dihadiri keluarga, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya. Minggu (12/7)2026), Foto: Onlinekoe.com (Anwar)

TANJUNGPINANG, Onlinekoe.com – Basran Munthe, S.H., Ketua Pelayanan Masyarakat Batak Kristen (PEMBAKRIS) Kota Tanjungpinang, didampingi Wakil I Ketua Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) Kota Tanjungpinang, Samuel Fun, menghadiri resepsi persembahan adat untuk mengenang almarhum Pardamean Halomoan Sitanggang, tokoh senior Kepulauan Riau yang wafat setelah menjalani perawatan intensif di RSAL Tanjungpinang. Kehadiran keduanya menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa atas kepergian sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai pendidik, mantan legislator, dan aktivis kemasyarakatan.

Suasana resepsi adat berlangsung khidmat dan penuh haru. Keluarga besar, sahabat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang dinilai telah meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Pardamean Halomoan Sitanggang meninggal dunia pada Rabu, 8 Juli 2026, pukul 08.45 WIB, di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSAL Tanjungpinang setelah menjalani perawatan akibat gangguan kesehatan yang dideritanya. Kepergian pria kelahiran Balige, Sumatera Utara, 6 Juli 1953, tersebut menjadi kabar duka yang menyelimuti masyarakat Kepulauan Riau.

Basran Munthe mengatakan kehadirannya bersama jajaran Rumpun Melanesia Bersatu merupakan bentuk solidaritas dan penghormatan kepada sosok yang telah mengabdikan hidupnya untuk dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan pembangunan daerah.

Menurutnya, almarhum merupakan pribadi yang dikenal rendah hati, mudah bergaul, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama.

“Beliau adalah teladan dalam pengabdian. Semasa hidupnya banyak memberikan inspirasi bagi masyarakat Kepri. Kami datang untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yesus,” ujar Basran Munthe.

Samuel Fun juga menyampaikan bahwa kepergian Pardamean Halomoan Sitanggang merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Kepulauan Riau. Menurutnya, sosok almarhum selama ini dikenal aktif membangun persaudaraan dan memperkuat hubungan antarkelompok masyarakat.

Selama lebih dari empat dekade, Pardamean Halomoan Sitanggang dikenal aktif dalam berbagai bidang, mulai dari dunia pendidikan, politik, organisasi kemasyarakatan hingga kegiatan olahraga. Pengabdiannya menjadikan namanya dihormati oleh berbagai kalangan di Kota Tanjungpinang maupun Provinsi Kepulauan Riau.

Resepsi persembahan adat tersebut menjadi momentum bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat untuk mengenang seluruh dedikasi almarhum. Doa bersama dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan.

Kepergian Pardamean Halomoan Sitanggang tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan nilai-nilai keteladanan, pengabdian, persaudaraan, dan semangat melayani masyarakat yang akan terus dikenang oleh generasi penerus.

Selamat jalan, Pardamean Halomoan Sitanggang. Semoga Tuhan Yesus menerima segala karya dan pengabdianmu, serta menempatkanmu di tempat yang penuh damai dan kemuliaan. (Anwar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini