Beranda Ragam ACI Sebut Binjai Layak Miliki Sirkuit Balap Permanen

ACI Sebut Binjai Layak Miliki Sirkuit Balap Permanen

Onlinekoe.com, BINJAI – Ambarwulan Club Indonesia (ACI) menyebut Kota Binjai layak memiliki sirkuit balap permanen, demi mendukung program pembangunan sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, dan penyelenggaraan kompetisi otomotif.

 

Hal itu diungkapkan Ketua ACI Cabang Binjai, M Jend Edward Hutabarat, menyikapi suksesi penyelenggaraan even balap motor bertajuk “KBPPPolri Gerhana Ambarwulan Road Race 2019”, yang digelar di Sirkuit Buatan Lapangan Merdeka Kota Binjai, 7 Juli lalu.

 

“Berkaca dari even-even sebelumnya, terus terang saya katakan Binjai sangat layak punya sirkuit balap motor permanen,” ungkap Mantan Ketua KB FKPPI 0203/Binjai tersebut, saat ditemui wartawan di Barat Stop Resto and Cafe, Kota Binjai, Senin (8/7) siang.

 

Menurut M Jend, ada beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Kota Binjai untuk membangun sikuit balap permanen. Apalagi pada 2003 silam, Kota Binjai sempat menjadi tuan rumah kejurnas balap motor.

 

Pertimbangan pertama, katanya. Animo generasi muda dalam menggeluti olahraga otomotif semakin besar. Ini ditandai dengan banyaknya pembalap muda asal Kota Binjai yang mampu menorehkan prestasi maksimal di tingkat daerah dan regional.

 

Kedua, ketersediaan sirkuit balap permanen menjadi solusi penting bagi Pemerintah Kota Binjai dalam menyediakan fasilitas olahraga otomotif bagi warganya, sekaligus upaya dalam mengurangi resiko terjadinya kecelakaan fatal akibat aksi balapan liar.

 

Ketiga, tingginya antusiasme masyarakat Kota Binjai untuk menyaksikan even olahraga otomotif. Terbukti, jumlah penonton selalu membludak setiap kali dilaksanakan kompetisi balap. Hal ini pun turut memberikan peluang dalam upaya peningkatkan aktifitas ekonomi dan pendapatan asli daerah.

 

Keempat, Kota Binjai memiliki elemen pendukung penyelenggaraan kompetisi otomotif, seperti penginapan, rumah sakit, SPBU, infrastruktur yang layak, dan ketersediaan mekanik, termasuk pula potensi dukungan finansial yang besar dari berbagai sponsor.

 

Kelima, besarnya harapan masyarakat Kota Binjai memiliki pembalap muda potensial yang dapat dikutisertakan pada kompetisi otomotif tingkat nasional seperti PON dan kejurnas, maupun even di tingkat internasional.

 

“Jika pembangunan sirkuit balap permanen ini dapat terealisasi, saya rasa ini akan menjadi prestasi bagi Kota Binjai. Tidak perlu mewah, asalkan mengikuti standar sirkuit balap nasional, saya kira itu sudah cukup,” seru M Jend.

 

Dalam hal ini, lanjutnya. Panjang minimal sirkuit balap 1,2 kilometer, lebar sirkuit 10 meter, jumlah tikungan 10 buah, serta dilengkapi dengan ruang mekanik, fasilitas keamanan pembalap, sarana penerangan, bangku penonton, toilet, dan fasilitas lainnya. (andi/tiara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini