Beranda Ragam Al Hafiz Penderita Laringomalasia Dapat Bantuan Fasiltas Tinggal di Jakarta

Al Hafiz Penderita Laringomalasia Dapat Bantuan Fasiltas Tinggal di Jakarta

Onlinekoe.com, Jakarta – Faktor ekonomi al hafiz (6) putra ke 6 dari pasangan Nazarudin (51) dan ibu indah (43) warga rt/rw 001/001desa tarahan, Kecamatan Ketibung Kabupaten Lampung selatan, terdiagnosa mengidap penyakit laringomalasia, gizi buruk dan di Duga adanya TB, membutuhkan bantuan.

Dikatakan oleh Fadli selaku ketua Komunitas Respek Peduli, merupakan Rumah singgah bagi warga kurang mampu yang hendak berobat di jakarta. Rumah singgah tersebut menyediakan tempat dan fasilitas kebutuhan seperti tempat tidur makan dan pengobatan semua nya gratis tampat ada biaya sedikit pun.

Di katakan Fadli, pada tanggal 11 Lalu pihaknya mendapat laporan dari netizen terkait adik al hafiz.

“Saat itu orang tua hafi mau pulang paksa karna kehabisan bekal, lalu saya minta team @respekpeduli_lampung untuk menemui hafiz dan keluarga di RSUD Abdul muluk dan memberi bantuan awal agar hafiz terus melanjutkan pengobatan,”kata Fadli

Kedua orang tua Hafiz lanjut Fadli sempat putus asa, karena tidak mempunyai biaya pengobatan namun pihaknya memberikan edukasi dan pengertian diberikan oleh pengurus @respekpeduli_lampung, maka orang tua al hafiz bersedia membawa dan melanjutkan pengobatan di jakarta.

“Kami sediakan Rumah singgah sebagai tempat tinggal, kami sediakan juga team pendamping, transportasi antar jemput Rumah Singgah-rumah sakit, obat-obatan dan biaya pengobatan yang tidak di tanggung BPJS, nutrisi penunjang kesehatan apalagi hafiz ada gizi buruk, perlengkapan dan alat kesehatan, pokoknya semua kami tanggung dan gratis,”Ungkap fadli

Fadli mengungkapkan, untuk bisa tinggal dan mendapat pelayanan dari di Rumah singgah respek peduli ada beberapa syarat dan kriteria, di antaranya adalah pasien kronis berskala berat, warga tidak mampu, punya semangat dan sungguh-sungguh untuk berobat hingga final, komitmen, bekerjasama dengan baik baik terhadap pengurus dan kepada sesama Rumah Singgah respek peduli.

“Kami tidak mau perjuangan yang sia-sia, kami mau semuanya harus optimal dan maksimal, jangan patah di tengah jalan. Pulang dalam keadaan sehat atau sebaliknya. Kami akan berjuang dan berusaha sebaik mungkin,”tegasnya.

Sedikit dijelaskan Fadli, tidak sedikit warga tidak mampu di tolong oleh Respek Peduli dari lampung dan dari daerah lainnya. Lebih dari 300 pasien selama 3 tahun respek peduli berdiri. Terkait pendanaan didapat dari dana patungan dan hasil open donasi melalui media sosial IG @respek_peduli dan Fanspage Respek Peduli.

Fadli mengaku, belom ada sama sekali bantuan dari Pemerintah, CSR dan berharap kedepan pemerintah bisa memfasilitasi kegiatan respek peduli yang telah berjalan selama ini. Yang beralamatkan di
jl kebon pala 3 no 35 E
RT/RW 005/013
Kelurahan kebon melati
Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Semua kami sewa, rumah singgah kami sewa tempat, ambulance kami belom ada dan sewa saat butuh, kami pun belom pernah mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah, dana yang didapat dari patungan dan open donasi, legalitas saat ini sedang kami urus. Semoga kedepan pemerintah bisa mengapresiasi kinerja kami dan memfasilitasi kami dalam membantu pengobatan warga miskin di jakarta,” Imbuh fadli

Saat ini, respek peduli pun sedang menggalang dana untuk pengadaan rumah singgah dan pemenuhan kebutuhan pasien melalui rek 5410629676 an Siti masfufah
Dan info lebih lanjut bisa hub 087771838123 (fadli)

“Saya berharap akan ada banyak donatur yang membantu perjuangan kami dalam memperjuangkan kesehatan saudara/i kita yang tidak mampu,”harap Fadli.(riiis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here