Beranda Ragam APTISI Lampung Gelar Workshop PTS Sehat

APTISI Lampung Gelar Workshop PTS Sehat

Onlinekoe.com, Bandar Lampung – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah II-B Lampung menggelar Workshop Penyusunan Proposal Hibah PTS Sehat di Gedung Pascasarjana Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Senin (26/11).
Workshop ini diikuti puluhan dosen perwakilan dari PTS se Provinsi Lampung. Menghadirkan tiga pembicara yakni Dr. RZ. Abdul Aziz, ST., MT (IIB Darmajaya), Rifandy Ritonga, SH., MH (Universitas Bandar Lampung), dan Drs. Amir Supriyanto, MSi (Universitas Lampung).
Ketua APTISI Wilayah II-B Lampung, Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., MSc mengatakan, workshop ini bertujuan membekali para dosen dalam penyusunan proposal hibah guna mewujudkan PTS yang sehat.
Ia mengungkapkan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemeristek Dikti) kembali melaksanakan bantuan Program Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Tahun 2019. Dimana pendaftaran telah dibuka secara online mulai 1 November – 22 Desember 2018.
“Melalui kegiatan hari ini, APTISI Wilayah II-B Lampung berharap nantinya banyak PTS di Lampung yang berhasil memenangkan program hibah PP-PTS untuk meningkatkan mutu pembelajaran, mewujudkan PTS yang sehat dan berkualitas,” harap Firmansyah yang juga selaku Rektor IIB Darmajaya ini.
Pada Workshop Penyusunan Proposal Hibah PTS Sehat, Drs. Amir Supriyanto, MSi (Universitas Lampung) sebagai pembicara pertama memberikan materi tentang bagaimana membuat evaluasi diri dan analis SWOT perguruan tinggi.
Dilanjutkan dengan materi tentang rencana pengembangan strategis perguruan tinggi yang disampaikan oleh pembicara Rifandy Ritonga, SH., MH (Universitas Bandar Lampung).
Pembicara terakhir, Dr. RZ. Abdul Aziz, ST., MT (IIB Darmajaya) menyampaikan materi tentang pengembangan program dan penentuan indikator PP-PTS. Ia mengatakan, PP-PTS bertujuan untuk peningkatan mutu pembelajaran.
Dilakukan dengan cara perbaikan proses pembelajaran melalui (1) bantuan peralatan pendidikan, peralatan laboratorium, dan (2) bantuan pembangunan gedung baru yang terkait dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here