Beranda Kepulauan Riau Batam BP Batam Aktifkan Kembali Liaison Officer di Singapura, Percepat Investasi dan Arus...

BP Batam Aktifkan Kembali Liaison Officer di Singapura, Percepat Investasi dan Arus PMA ke Batam

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali mengaktifkan Liaison Officer (LO) di Singapura sebagai langkah strategis untuk mempercepat investasi dan meningkatkan arus Penanaman Modal Asing (PMA) ke Batam, Kepulauan Riau. Jumat (27/2/2026)

Onlinekoe.com, (BATAM) – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) kembali mengaktifkan Liaison Officer (LO) di Singapura sebagai langkah strategis untuk mempercepat investasi dan meningkatkan arus Penanaman Modal Asing (PMA) ke Batam, Kepulauan Riau. Kebijakan ini diharapkan memperkuat diplomasi ekonomi sekaligus mengakselerasi realisasi proyek investasi dari investor Singapura dan kawasan regional.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan pengaktifan kembali LO di Singapura bertujuan mempercepat komunikasi dan menjembatani kebutuhan investor agar minat investasi dapat segera dikonversi menjadi proyek konkret.

“Batam tidak hanya menawarkan insentif, tetapi kepastian dan kecepatan eksekusi. Kehadiran Liaison Officer di Singapura akan mempercepat transformasi minat investasi menjadi realisasi proyek,” ujar Fary dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat (27/2/2026)

Tunjuk Gloria Tan, Berpengalaman 18 Tahun

Dalam langkah tersebut, Fary menandatangani penunjukan Gloria Tan sebagai LO BP Batam di Singapura. Gloria bukan sosok baru. Ia pernah menjabat sebagai LO BP Batam di Singapura selama 18 tahun, terhitung sejak 2001 hingga 2020.

Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat konektivitas investasi antara Batam dan Singapura. Gloria menegaskan komitmennya untuk memastikan investor Singapura dapat terhubung langsung dengan peluang investasi yang siap dieksekusi di Batam.

“Batam memiliki posisi strategis dalam ekosistem industri regional. Peran kami adalah memastikan investor Singapura dapat terhubung langsung dengan peluang investasi yang siap dijalankan di Batam,” katanya.

Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia

Langkah BP Batam ini juga mendapat dukungan dari Wakil Duta Besar RI untuk Singapura, Thomas Siregar. Ia menilai penguatan kehadiran BP Batam di Singapura akan memperluas peluang investasi sekaligus memperkuat posisi Batam dalam rantai pasok regional.

“Penguatan kehadiran BP Batam di Singapura akan semakin memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia dan membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Batam dalam rantai pasok regional,” ujarnya.

Strategi Jadikan Batam Regional Execution Hub

Pengaktifan kembali LO ini menjadi bagian dari strategi besar BP Batam untuk menjadikan Batam sebagai regional execution hub bagi investasi industri manufaktur, logistik, hingga ekonomi hijau di Asia Tenggara.

Secara geografis, Batam memiliki keunggulan lokasi yang berdekatan dengan Singapura serta didukung status kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone/FTZ). Kondisi tersebut menjadikan Batam sebagai salah satu destinasi utama investasi asing di Indonesia, khususnya dari Singapura yang selama ini menjadi salah satu investor terbesar di Tanah Air.

Dengan optimalisasi peran Liaison Officer di Singapura, BP Batam menargetkan peningkatan realisasi investasi yang lebih cepat, terukur, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi serta penyerapan tenaga kerja di Kepulauan Riau. (Anwar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini