Beranda Ragam Dana BOK Miliaran Rupiah Dinkes Tulang Bawang Disoal

Dana BOK Miliaran Rupiah Dinkes Tulang Bawang Disoal

Onlinekoe.com – Forum bersama LSM Gerakan Pemuda Menggala Bersatu dan Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa Republik Indonesia mempertanyakan penjelasan surat indikasi penyimpangan dana BOK yang dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang.

Laporan dengan nomor 073/FB//XII/2018 pada tanggal 04 Desember 2018 meminta penjelasan secara tertulis adanya temuan indikasi Diskes setempat diduga korupsi dana BOK yang diperuntukan untuk setiap Puskemas Kecamatan di Tulang Bawang sebesar Rp 1 miliar.

Menurut Feri dan Sabri hingga saat ini belum juga ada balasan secara tertulis dari Kepala Dinkes setempat dr. Herry Novrizal, terkait dana BOK yang dipertanyakan, sesuai dengan amanah undang-undang RI nomor 14 tahun 2008 dalam BAB II pasas 2 ayat 1 dan 3, huruf d dan e BAB III pasal A ayat 2 huruf a dan c serta C pasal 7, 9 maupun BAB IV huruf b dan C, pasal 11 huruf b,c dan d.

Selain itu, UU RI nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara, UU RI nomor 2008 tahun 1999 tentang penyelengaran yang bersih dari KKN.

“Selain itu leraturan pemerintah nomor 106 tahun 2008 BAB 1 dan 11 tentang peran serta masyarakat, oragnisasi LSM dalam penengakan serta pemberantasan tindak pidana korupsi, lalu UU nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor yang diubah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 maupun ADRT dua lembanga yakni LSM GPMB dan DP-FKBD RI,” tegas Feri diamini Sabri, Selasa (08/01/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, merujuk dasar diatas hasil temuan di lapangan yang mana pihaknya telah menemukan adanya dugaan indikasi korupsi dana BOK yang dilakukan pihak Diskes ini.

Dana yang diterima pihak Puskesmas yang ada di setiap Kecamatan itu seharusnya senilai Rp 1 miliar, akan tetapi jauh dari harapan. “Sebab dana BOK diduga ada indikasi pemotongan pihak Diskes sangat cukup besar yang kisaran diatas kewajaran,” katanya.

“Sangat miris Kadiskes dr. Herry Novrizal sampai saat ini belum juga ada penjelasa terhadap LSM GPMB dan DP-FKBD RI terjadi pemotongan dana tersebut, yang mengakibatkan fatal terhadap pelayanaan kesehatan masyarakat di kampung-kampung,” sesalnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini