Beranda Ragam dr.Zam Zanariah, Sp.S.M.Kes Edukasi Mengenai Penyakit Bell’s Palsy

dr.Zam Zanariah, Sp.S.M.Kes Edukasi Mengenai Penyakit Bell’s Palsy

Onlinekoe.com, BANDAR LAMPUNG – dr. Zam Zanariah, Sp.S.M.Kes edukasi mengenai penyakit bell’s palsy saat siaran dalam acara dialog spesial di Tegar TV, Rabu (16/01/2019).

dr.Zam menjadi bintang tamu rutin di acara dialog spesial di Tegar TV pukul 16.00 Wib dalam acara tersebut dr.Zam memberikan edukasi mengenani jenis penyakit yang berbeda-beda, dengan memaparkan gejala, penyebab, dan cara mengatasi atau pengobatannya. Kali ini dr.Zam memberikan edukasi mengenai penyakit bell’s palsy.

Bell’s palsy merupakan kelumpuhan atau kelemahan pada salah satu sisi otot di wajah yang yang bersifat sementara. Kondisi ini menyebabkan salah satu sisi dari wajah akan terlihat “melorot”, ungkap dr.Zam.

“Bell’s palsy memiliki gejala yang berbeda-beda pada sebagian orang, kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi wajah bisa dijelaskan sebagai kelumpuhan sebagian (kelemahan otot ringan) atau sebagai kelumpuhan total (tidak ada gerakan sama sekali). Mulut serta kelopak mata juga akan terpengaruh akibat Bell’s palsy, kedua bagian ini akan kesulitan untuk dibuka dan ditutup”, tambah dr.Zam

Bell’s palsy terjadi saat persarafan yang mengontrol otot-otot di wajah teriritasi atau tertekan. Penyebab iritasi saraf ini masih belum diketahui secara jelas, namun beberapa jenis infeksi virus diduga menjadi penyebab kondisi ini, antara lain: virus herpes simpleks (HSV), virus varicella-zoster, virus epstein barr, cytomegalovirus, penyakit sifilis, dan penyakit Lyme, paparnya.

Kemudian dr.Zam jelaskan cara pengobatannya, untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi pada saraf wajah, prednisolone atau prednison (kelompok obat kortikosteroid) bisa digunakan. Umumnya pasien dengan gejala gejala yang ringan akan membaik tanpa pengobatan. Namun, dalam beberapa kasus langka, pasien yang tidak dapat pulih total harus menjalani operasi untuk meredakan tekanan pada permukaan saraf atau meningkatkan pergerakan permukaan.

“Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis, selalu konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah anda”, pesan dr.Zam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here