Beranda Ragam Karang Taruna Lamsel Santuni 54 Anak Yatim Penyintas Tsunami

Karang Taruna Lamsel Santuni 54 Anak Yatim Penyintas Tsunami

Onlinekoe.com – Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) bersama Perwakilan Karang Taruna Provinsi Lampung sambangi anak yatim korban Tsunami Selat Sunda.

Kali ini, sedikitnya Karang Taruna Lamsel menyantuni 54 orang anak yatim yang ada di Desa Way Muli dan Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lamsel, Rabu, (03/04/19).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung yang diwakilkan oleh Sekretaris, Riki SH, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamsel, Erdiyansyah beserta segenap jajaran, Ketua Karang Taruna Kecamatan Rajabasa, Syahroni beserta segenap jajaran, anak-anak penyintas Tsunami, Aparatur Desa setempat dan Warga.

Menurut Erdiyansyah, selaku Ketua Karang Taruna Lamsel, membenarkan akan adanya kegiatan sosial tersebut.

“Ya tadi kita berikan kepada anak-anak yatim korban Tsunami yang melanda Desa di sepanjang pesisir pantai Rajabasa ini, kita fokuskan disatu titik, yakni dikediaman Ketua Karang Taruna Rajabasa” ungkapnya.

“Ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian kami, sekaligus ajang silaturahmi dengan Karang Taruna Kecamatan Rajabasa” tambahnya.

Selain memberikan santunan kepada anak yatim korban Tsunami Lamsel, Karang Taruna juga memberikan mesin pompa air, makanan ringan (snack_red), dan perlengkapan alat tulis kepada warga dan anak-anak Desa setempat.

Diketahui bahwa, sebelumnya organisasi kepemudaan ini cukup banyak andil membantu dengan tenaga, materi, dan pikiran.

Yakni mulai dari menggalang bantuan di berbagai Kecamatan/Desa/Kabupaten, ikut terlibat dalam dapur umum di Shelter pengungsian Tenis Indoor, membantu pemulihan wilayah terdampak tsunami dengan pembersihan puing-puing runtuhan bangunan, bahkan mencari para korban jiwa dalam kejadian pada 22 Desember 2018 lalu.

Erdiyansyah berharap agar para korban dapat bangkit dari keterpurukan pasca musibah Tsunami Selat Sunda tersebut. Bahkan dirinya mengajak semua golongan untuk tetap tegar dan bersemangat dalam menjalani kehidupan.

“Mudah-mudahan bantuan ini, dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, kami disini semua ikut merasakan apa yang diderita oleh korban, dan kami berharap semuanya dapat kembali bangkit, dan bagi anak-anak agar dapat kita bujuk dan hibur (Trauma healing_red), supaya kembali ceria” tutupnya. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here