Onlinekoe.com – Ketua Umum Dekranas Hj. Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan direncanakan akan mengunjungi Kabupaten Tanah Datar, Senin tanggal 8 April 2019. RI 4 akan meninjau langsung Sentra Industri Tenun Kabupaten Tanah Datar di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, Peninjauan salah satu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kemen PUPR yang berlokasi di Nagari Tanjuang Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara kemudian Peninjauan pembangunan Masjid Raya Tanjuang Bonai, Peresmian Gedung Promosi dan Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Tanah Datar yang berlokasi di Batusangkar juga termasuk dalam agenda utama kunjungannya ke Kabupaten Tanah Datar ini.
Sentra Industri Tenun Kabupaten Tanah Datar merupakan sentra tenun terbesar di Indonesia yang diresmikan langsung oleh Ibu Mufidah Jusuf Kalla pada hari Selasa tanggal 8 Mei 2018 lalu.
Keberadaan sentra tenun ini menjawab keinginan dan impian Ibu Mufidah selama ini. Salah satu Putri terbaik Tanah Datar yanh berkeinginan untuk melestarikan, membina dan ikut mengembangkan kearifan lokal yang menjadi kekayaan bangsa. Keinginan ini diungkapkan Ibu Mufidah saat memberikan sambutannya dalam peresmian Sentra Industri Tenun Tanah Datar ditahun 2018 ini.
Sentra Tenun ini tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Tanah Datar saja tetapi untuk masyarakat Sumatera Barat secara keseluruhan, ke depan tidak hanya pengembangan songket dan tenun saja.
Sentra industri tenun dengan yang difasilitasi dengan gedung utama, gedung produksi, gedung kantor UPTD, gedung celup dan menghani, pagar keliling juga landscape yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Perindusrian tahun anggaran 2017, 2018 dan 2019 dengan total biaya Rp. 19,2 Miliar serta dilengkapi rusunawa yang memiliki 35 kamar, fasilitasnya sekelas apartemen dengan pembiayaan Tugas Pembantuan Kementerian PUPR tahun anggaran 2017 dengan total biaya Rp. 8,9 Miliar.
Adapun pelatihan di tempat ini sudah berlangsung semenjak diresmikan, peserta diberi keahlian pewarnaan (pencelupan benang), pembuatan renda songket, pelatihan tenun, menghani, bordir/sulaman, membatik, aneka cenderamata dan manajemen usaha, sehingga lahirlah pengrajin baru yang tersebar di Sumatera Barat.
Peresmian Gedung Promosi dan Pusat Oleh-Oleh Kabupaten Tanah Datar, yang berlokasi di samping Gedung Indo Jolito Batusangkar. Bangunan satu lantai dengan rencana 2 lantai ini dibiayai melalui APBD Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2018 sebesar Rp. 1,6 Miliar dan tahun 2019 sebesar Rp. 1,6 Miliar.
Dengan adanya gedung promosi ini, Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Tanah Datar baik yang bergerak di bidang makanan, fashion dan sovenir dalam ditampilkan di sini, sehingga bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dan menjadi daya tarik wisatawan datang ke Tanah Datar.







