Lintas Generasi Aceh Gagas Pembentukan LSM Peduli Lingkungan Hidup 

Lintas Generasi Aceh Gagas Pembentukan LSM Peduli Lingkungan Hidup 

Onlinekoe.com, Aceh Timur – Sejumlah tokoh masyarakat dan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan hidup di perbatasan Aceh Timur dan Aceh Utara membentuk Lembaga Peduli Lingkungan yang diberi nama Peduli Alam Lestari Aceh (PALA). Minggu, 17 Juni 2019 di Rajwa Kupie  Tanjong Minje, perbatasan Aceh Timur.

Pembentukan lembaga PALA ini dilatar belakangi kesadaran antar tokoh masyarakat dan pemuda Aceh di dua kabupaten untuk menyelamatkan alam Aceh dan pelestarian lingkungan hidup dari ancaman pencemaran udara akibat limbah dan rusaknya alam akibat pembalakan hutan lindung serta hutan mangrove dipesisir pantai juga sampah menumpuk dan juga yang dibuang ke sungai, hingga dikuatirkan terancam pencemaran limbah hingga tidak baik bagi kesehatan masyarakat.

“Lembaga PALA ini terbentuk atas kesadaran masyarakat dan pemuda di dua kabupaten dalam menjaga lingkungan agar bersih dan nyaman. untuk kehidupan yang dapat mengurangi resiko bencana alam dan penyebaran penyakit akibat pencemaran udara akibat limbah sampah dan lainnya.” ujar Muhammad (Memed) ketua LSM PALA terpilih. Minggu (17/6) di acara pertemuan perdana antar pengurus.

Memed juga menyampaikan Pembentukan Lembaga PALA juga di dukung oleh Ketua presidium LSM (JAMILAH) Jaringan Mitra Lingkungan Jawa Tengah yang didalam nya tergabung 68 LSM pecinta lingkungan hidup lainnya.

“Kita mensyukuri, karena ketua Presidium LSM Jaringan Mitra Lingkungan Jawa Tengah Amiruddin berasal dari Aceh Utara, siap mendukung dan kerjasama sekaligus transfer ilmu bidang lingkungan dan juga dari berbagai LSM lingkungan berbeda. Sehingga dapat memudahkan PALA dalam melakukan gerakan atau aksi lingkungan didaerah dengan bereferensi ke ilmuan serta pengalaman berbagai macam ilmu lingkungan untuk pengelolaan berkelanjutan yang lestari. Serta berpihak pada lingkungan agar kebiasaan masyarakat adat yang positif.

Dalam waktu dekat PALA akan mempersiapkan diri dengan aksi nyata kerjasama dengan NGO lain. Menanam Mangrove seluas 2500 hektar sebagai bakti langsung kepada lingkungan masyarakat dan juga akan dibarengi program-program lingkungan lain supaya cerdas, karena kondisi lingkungan yang ada di kedua kabupaten saat ini sangat memprihatinkan”. ujar Memed.

Pada pertemuan perdana sekaligus pembentukan struktur pengurus LSM PALA hadir. Musatafa Kamal direktur Bank Sampah Pelangi Shop Aceh, T. Husni Tahir mantan ketua DKA Aceh Utara, Masri SP tokoh muda Aceh Timur, Rais Azhary pemerhati lingkungan Aceh Timur, Bulkhaini Ahmad tokoh muda Aceh Utara, Zulkifli pemerhati sosial Aceh Utara, Rahmi Nur tokoh perempuan Aceh Utara dan sejumlah undangan lainnya. (Azhar)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan