Beranda Ragam Masri SP Caleg DPRA Komit Perjuangkan Nasib Warga Aceh Timur

Masri SP Caleg DPRA Komit Perjuangkan Nasib Warga Aceh Timur

Onlinekoe.com, Aceh Timur – Ketua DPD PAN Aceh Timur Masri SP, Alumni Fakultas Pertanian Universitas Samudera Langsa yang kini menjadi caleg DPR Aceh, Nomor urut 2, dapil 6 Aceh Timur mengatakan hal yang sangat di butuhkan masyarakat adalah Agama beukong (kuat), rakyat beucarong (cerdas) dan ekonomi beuteudong (pertumbuhan ekonomi).

Dikatakan, apabila ia mendapat amanah dan kepercayaan masyarakat. Perjuangan utamanya di parlemen Aceh memperjuangkan beasantri bagi keluarga kurang mampu dan santri berprestasi, memperhatikan nasib petani dan nelayan agar lebih sejahtera, pembangunan yang merata dan pemugaran situs bersejarah di Aceh Timur, ekonomi kreatif bagi pemuda dan perempuan serta peningkatan mutu pendidikan agama dan anak usia dini (PAUD).
ujarya. Sabtu (6/4)

“Bila terpilih dan mendapatkan amanah menjadi wakil rakyat, ke 5 komitmen ini menjadi tekat dan fokus utama saya dalam memperjuangkan, baik melalui anggaran APBA dan APBN, serta melalui perangkat regulasi/aturan yang berpihak kepada masyarakat.” ujar Masri.

Disinggung kenapa dirinya harus memperjuangkan program beasantri bagi keluarga miskin dan berprestasi, menurutnya memperhatikan nasib santri dan santriwati kurang mampu yang sedang menuntut ilmu di dayah-dayah adalah penting, guna membina generasi yang berakhlak mulia sesuai dengan pesan ulama agar marwah dan syariat islam tegak dibumi serambi mekkah.

Berbicara tentang kegiatan sosial. Sepuluh tahun sebelumnya
Masri telah aktif terlibat diberbagai lembaga sosial dengan cara menyalurkan bantuan kitab-kitab kepada santri kurang mampu, memfasilitasi pasien kurang mampu yang membutuhkan biaya pedampingan kerumah sakit dan turut menggalang dana bantuan untuk korban benca alam.

Masri menyebutkan, untuk mengantarkan mereka santri dari keluarga miskin juga butuh uang hingga jutaan rupiah untuk membeli berbagai keperluan, seperti pakaian, kitab-kitab dan kebutuhan lainnya di dayah.

“Karena tidak memiliki kebutuhan yang cukup, maka keinginan santri tersebut akhirnya pupus. Insya Allah bila saya mendapatkan kepercayaan rakyat, program itu tidak hanya dirasakan santri Aceh Timur saja, tapi santri kurang mampu di seluruh Aceh juga akan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Menurutnya, hal tersebut menjadi alasan utama Masri untuk memperjuangan nasib santri. Pernyataan itu juga pernah disampaikan dalam beberapa kesempatan orasi politiknya, seperti dalam sebuah pertemuan di Gampong Buket Panjau, Kecamatan Nurussalam baru-baru ini. (Azhar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here