Pemkab Agam Bahas Ranwal RPJPD 2025-2045 di Forum Konsultasi Publik

Onlinekoe.com | Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam mulai melakukan pembahasan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045.

Ranwal RPJPD tersebut dibahas dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Agam, di Lubuk Basung, Senin (15/1/2024).

Kepala Bappeda Agam Endrimelson mengatakan, forum konsultasi publik merupakan tahapan awal penyusunan RPJPD 2025-2045 setelah penyusunan Ranwal pada 2023 lalu.

“Melalui forum ini akan disampaikan rancangan awal RPJPD 2025-2045 yang kemudian diberi masukan oleh sejumlah unsur baik pemerintahan, masyarakat, praktisi dan akademisi,” kata Endrimelson.

Hingga penetapan RPJPD 2025-2045 pada Agutus mendatang, kata Endrimelson, masih banyak tahapan-tahapan yang harus dilalui.

“Setelah forum ini, Ranwal akan disampaikan ke DPRD Agam untuk dilakukan pembahasan lanjutan,” jelas Endrimelson.

Ia sebut yang menjadi visi pada RPJPD 2025-2045 yakni Agam Madani, Unggul dan Berkelanjutan.

Untuk mencapai visi terdapat terdapat lima misi RPJPD 2025-2045 yakni mewujudkan kehidupan masyarakat yang berazaskan ABS-SBK. Kedua, mewujudkan SDM yang unggul dan berkarakter.

Ketiga, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan inovatif. Keempat, mewujudkan perekonomian yang tangguh dan inklusif.

“Kelima, mewujudkan lingkungan hidup yang berkualitas dan berkelanjutan,” terang Endrimelson.

Sementara itu, Bupati Agam Andri Warman menjelaskan, RPJPD memuat penjabaran visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah untuk 20 tahun yang akan datang.

“Sehingga, keberadaan RPJPD sangat penting karena akan menampung harapan dan mimpi masyarakat Kabupaten Agam, serta mendukung tujuan Visi Indonesia Emas di Tahun 2045,” terangnya.

Untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Agam yang ada pada RPJPD 2025-2045 diperlukan upaya–upaya kebersamaan, kolaborasi, keterlibatan pentaholik, optimalisasi terhadap kelembagaan–kelembagaan yang ada, pengembangan inovasi, pengembangan kapasitas fiskal daerah, digitalisasi yang kompetitif dan pengembangan sumber daya manusia.

“Sehingga melalui forum konsultasi publik ini, saya mengimbau dan mengajak kita semua untuk menyumbangkan pemikiran, curahkan pengalaman dan pengetahuan guna memperkaya muatan dokumen RPJPD ini,” tutup Andri Warman. (Warman/AMC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here