Beranda Sumatera Barat Agam Pemkab Agam Percepat Pemulihan Lahan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Pemkab Agam Percepat Pemulihan Lahan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Onlinekoe.com | Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melalui Dinas Pertanian terus melakukan percepatan proses pemulihan lahan persawahan yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu.

Di antaranya melalui program Rehabilitasi Sawah dan Program Optimasi Lahan yang dialokasikan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) agar lahan sawah yang terkena dampak bencana dapat diolah kembali.

“Khusus untuk kegiatan rehabilitasi sawah, dikerjakan secara swakelola oleh 30 kelompok tani, dengan luas lahan mencapai 311 hektar,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Heri Prasetyo Wibowo, SP, kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan proses ini telah melalui tahapan administrasi seperti pendataan dan verifikasi lahan terdampak, verifikasi calon petani dan calon lokasi (CP/CL), penyusunan rencana teknis, hingga pencairan bantuan kepada kelompok tani.

“Kita juga sudah mengajukan usulan untuk penambahan rehabilitasi sawah seluas 250 hektar,” ungkapnya.

Heri menambahkan sedangkan melalui program Optimasi Lahan, difokuskan untuk perbaikan kategori ringan seperti irigasi yang tertimbun perpompaan, irigasi yang mencakup luasan lahan sawah seluas 294 hektar. Optimasi Lahan juga dikerjakan secara swakelola yang melibatkan 20 kelompok tani.

“Hal ini merupakan komitmen dari Pemkab Agam untuk segera menyelesaikan seluruh proses perbaikan dan pemulihan lahan sawah, sebagai bagian dari upaya menjaga ekonomi masyarakat dan memantapkan ketahanan pangan,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Agam, kata Heri, saat ini mempercepat pemulihan sektor pertanian pasca bencana hidrometeorologi yang melanda daerah pada November 2025 lalu.

“Ya, Berbagai program rehabilitasi lahan, perbaikan irigasi, hingga peremajaan perkebunan dengan total dukungan mencapai puluhan miliar rupiah kini tengah digencarkan untuk me­ngem­balikan produktivitas perta­nian sekaligus mendukung target swasembada pangan na­sional,” terang Heri Prasetyo Wibowo menutup. (Warman/Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini