Beranda Ragam Polres Lhokseumawe Ungkap Kasus Narkoba Tangkap Tersangkanya

Polres Lhokseumawe Ungkap Kasus Narkoba Tangkap Tersangkanya

Onlinekoe.com, Lhokseumawe –  Sat Resnarkoba Polres Lhokseumawe, Propinsi Aceh berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongam I dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu, dengan menangkap empat tersangka bersama barang buktinya, dan kini sedang menjalani pemeriksaan untuk pengembangan.

Kepala Polres Sragen AKBP Ari Lasta Irawan, S.IK  melalui Kasat Narkoba IPTU Ferdian chandra dalam siaran persnya kepada awak media, Senin (26/08/2019) sore mengatakan, ada empat orang yang diamankan terkait peredaran narkotika jenis  sabu di kawasan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara dan Kantor Bea Cukai Lhokseumawe,  Kamis (22/08/2019) sekira pukul 16.00 wib, dan diamankan barang bukti 25 kg.

Barang bukti tersebut diperoleh dari empat orang tersangka yaitu SA (44). NK (50). N (28), dan Al (38), Mereka adalah warga Langsa dan Kabupaten Aceh Utara.

Menurut dia,  penangkapan tersebut bermula saat Bea dan Cukai Lhokseumawe terlebih dahulu mengamankan satu buah kapal  berikut tiga orang laki – laki yang membawa bawang dari Malaysia menuju perairan Indonesia/Aceh. Kemudian kapal tersebut dibawa ke pelabuhan Krueng Geukueh guna penggeledahan.

Dari penggeledahan ditemukan sebuah tas warna hitam berisikan 25 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu dalam kemasan The Guanying warna kuning.

Dari tersangka SA, NK dan N ditemukan barang bukti satu buah tas warna hitam berisikan 25 bungkus diduga narkotika jenis sabu lalu diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Lhokseumawe, pada Kamis (22/08/2019) sekira pukul 16.00 wib. Kemudian petugas melakukan pengembangan.

Ferdian Chandra menambahkan, dari pengembangan ketiga tersangka, polisi berhasil menangkap tersangka Al merupakan perantara pemilik sabu yang berada di Malaysia.

Atas perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 115 ayat (2) jo Pasa 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat 1 Subs pasal 114 ayat (2) jo 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Ancaman hukuman di atas 5 tahun sampai dengan seumur hidup dan hukuman mati, dengan pidana denda paling sedikit Rp 1 Milyar dan  denda paling banyak sebesar Rp10 milyar rupiah,”pungkasnya. (046)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here