Lampung Selatan, 6/6/2026 – Keberhasilan Kebun Rejosari meraih penghargaan Best
Improvement 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya prestasi dan semangat perbaikan berkelanjutan di lingkungan PTPN IV Regional VII. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi insan perkebunan yang menjadi ujung tombak operasional, Kebun Rejosari menggelar
kegiatan pemberian penghargaan kepada para pemanen terbaik yang telah menunjukkan kinerja, disiplin, dan produktivitas unggul sepanjang tahun.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan, Operation Head PTPN IV Regional VII Budi Susilo, Manajer Kebun Rejosari Ferry Rosadiansyah, jajaran
manajemen kebun, staf, mandor, serta para karyawan Kebun Rejosari.
Pemberian penghargaan kepada pemanen terbaik merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun budaya kerja yang kompetitif, produktif, dan berorientasi pada pencapaian. Selain
sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para pekerja lapangan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh karyawan untuk terus meningkatkan kualitas kerja dan
memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, dalam sambutannya menyampaikan
bahwa penghargaan Best Improvement 2025 yang diraih Kebun Rejosari merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti nyata dari kerja keras seluruh insan perkebunan.
“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi kita semua. Kita berkumpul bukan sekadar untuk mensyukuri sebuah penghargaan, tetapi juga untuk merayakan
hasil dari kerja keras, kebersamaan, dan komitmen seluruh insan Kebun Rejosari. Penghargaan Best Improvement Tahun 2025 merupakan pengakuan perusahaan atas upaya perbaikan yang telah dilakukan secara berkelanjutan. Dari seluruh unit yang ada di lingkungan PTPN IV, Kebun
Rejosari berhasil menunjukkan peningkatan kinerja yang layak mendapatkan apresiasi tersebut,” ujar Denny.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen kebun, mulai dari manajemen, staf, mandor, hingga para pekerja lapangan yang setiap hari berkontribusi
dalam menjaga produktivitas perusahaan.
“Atas nama Manajemen Regional VII, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh karyawan Kebun Rejosari.
Penghargaan ini bukan milik satu orang, bukan milik satu bagian, melainkan hasil kerja bersama seluruh tim. Namun saya ingin mengingatkan bahwa keberhasilan ini harus menjadi budaya, bukan sekadar pencapaian sesaat. Kita harus terus
membangun semangat improvement di setiap aspek pekerjaan karena perusahaan yang hebat adalah perusahaan yang tidak pernah puas dengan capaian hari ini dan selalu berupaya menjadi lebih baik dari hari kemarin,” lanjutnya.
Secara khusus, Denny juga memberikan apresiasi kepada para pemanen terbaik yang menerima penghargaan dalam kegiatan tersebut.
“Saudara-saudara merupakan ujung tombak perusahaan yang secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian produksi dan kinerja kebun. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi
untuk terus meningkatkan prestasi dan menjadi inspirasi bagi rekan-rekan lainnya. Saya berharap Kebun Rejosari dapat terus menjadi role model bagi kebun-kebun lain di Regional VII, baik dalam aspek produktivitas, efisiensi, disiplin kerja, maupun implementasi budaya perusahaan. Jangan cepat berpuas diri, tetapi jadikan penghargaan ini sebagai penyemangat untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi di masa yang akan datang,” tambahnya.
Sementara itu, Operation Head PTPN IV Regional VII, Budi Susilo, menyampaikan bahwa penghargaan Best Improvement 2025 membuktikan bahwa perubahan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan peningkatan kinerja yang signifikan.
“Penghargaan Best Improvement Tahun 2025 yang diraih oleh Kebun Rejosari merupakan bukti bahwa perubahan dan perbaikan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan kinerja
yang lebih baik. Penghargaan ini diberikan oleh perusahaan sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian target, implementasi program strategis, dan budaya perusahaan yang telah dijalankan dengan baik,” ujar Budi.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih
besar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian yang telah diraih.
“Prestasi harus dijaga, produktivitas harus terus ditingkatkan, dan budaya kerja yang baik harus terus dipertahankan. Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada para pemanen terbaik yang menerima penghargaan hari ini. Saudara-saudara adalah ujung tombak perusahaan. Setiap
tandan yang dipanen dengan baik dan tepat waktu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian kebun. Saya berharap penghargaan yang diberikan hari ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh karyawan untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan semangat kerja
sehingga ke depan lahir lebih banyak lagi insan-insan berprestasi dari Kebun Rejosari. Mari kita jadikan keberhasilan ini sebagai energi positif untuk mencapai target-target yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Manajer Kebun Rejosari, Ferry Rosadiansyah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh jajaran karyawan yang telah berkontribusi dalam
perjalanan perbaikan kinerja Kebun Rejosari hingga berhasil meraih penghargaan Best Improvement 2025.
“Penghargaan ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui bersama. Tidak ada keberhasilan tanpa kerja sama, disiplin, dan komitmen seluruh tim. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan Kebun Rejosari yang telah memberikan dedikasi terbaiknya dalam
menjalankan tugas masing-masing.
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa ketika kita memiliki tujuan yang sama dan bekerja dengan semangat kebersamaan, maka hasil yang luar biasa dapat
kita capai,” ujar Ferry.
Ia berharap penghargaan kepada para pemanen terbaik dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh pekerja lapangan untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas pekerjaan.
“Para pemanen adalah garda terdepan yang menentukan keberhasilan produksi kebun. Melalui penghargaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa setiap kerja keras dan prestasi akan mendapatkan apresiasi yang layak. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh pemanen untuk terus meningkatkan kinerja dan bersama-sama membawa Kebun Rejosari mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang,” tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, manajemen juga memberikan penghargaan kepada para pemanen terbaik yang berhasil menunjukkan produktivitas dan konsistensi kerja sepanjang tahun.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi perusahaan kepada para pekerja lapangan yang secara langsung berkontribusi terhadap pencapaian produksi dan keberhasilan Kebun
Rejosari meraih penghargaan Best Improvement 2025.
Salah satu penerima penghargaan adalah Sahono, pemanen Afdeling I Kebun Rejosari yang berhasil mencatatkan produktivitas tertinggi sepanjang tahun 2025. Mewakili para penerima
penghargaan, Sahono menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh perusahaan.
Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen Kebun Rejosari dan PTPN IV Regional VII atas penghargaan yang diberikan kepada kami para pemanen. Penghargaan ini tentu menjadi
kebanggaan bagi saya pribadi dan keluarga, namun saya menyadari bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan mandor, rekan kerja, dan seluruh tim di lapangan. Kami bekerja sebagai satu tim untuk mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan,” ujar Sahono.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi
perusahaan.
“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi rekan-rekan pemanen lainnya untuk terus semangat bekerja, menjaga disiplin, dan selalu berusaha memberikan hasil terbaik. Jika kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, insyaAllah hasilnya akan baik, baik untuk diri sendiri maupun untuk perusahaan. Semoga Kebun Rejosari dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih dan menjadi kebun yang semakin maju di masa mendatang,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebanggaan. Para penerima penghargaan mendapatkan apresiasi langsung dari manajemen sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi nyata yang telah diberikan kepada perusahaan. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa
keberhasilan perusahaan tidak terlepas dari peran para pekerja lapangan yang setiap hari menjaga produktivitas dan kualitas operasional kebun.
Keberhasilan Kebun Rejosari meraih penghargaan Best Improvement 2025 menunjukkan bahwa budaya perbaikan berkelanjutan, disiplin operasional, serta kolaborasi yang kuat mampu
menghasilkan perubahan yang signifikan.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kebun Rejosari, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh unit kerja di lingkungan PTPN IV Regional
VII untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.
Melalui kegiatan ini, PTPN IV Regional VII kembali menegaskan komitmennya dalam
membangun budaya apresiasi, meningkatkan motivasi kerja, serta mendorong lahirnya insan-insan perkebunan yang unggul, profesional, dan berprestasi. Semangat improvement yang telah mengantarkan Kebun Rejosari meraih penghargaan diharapkan dapat terus dipelihara sehingga mampu mendukung pencapaian kinerja Regional VII, PalmCo, dan Holding Perkebunan Nusantara secara berkelanjutan.
***







