Beranda Ragam RY Dipanggil KPK, Bersama Dua Orang Saksi

RY Dipanggil KPK, Bersama Dua Orang Saksi

Onlinekoe.com, Bogor — Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin, bersama dua orang saksi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Camalia Wilayat Sumaryana dan Bendahara Pengeluaran Pembantu di RSUD Cibinong Leidia Marhareta Kandou, dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa.

KPK menetapkan Rachmat Yasin, Bupati Bogor periode 2009-2014, dalam kasus suap sebagai tersangka. dijerat dengan kasus dugaan “memalak” satuan perangkat kerja daerah (SKPD) selama dia menjabat Bupati Bogor.

“Rachmat Yasin akan diperiksa sebagai tersangka pemotongan uang dan gratifikasi Bupati Bogor, Berikut dua orang sasi dalam kasus tersebut,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah Selasa (8/10/2019).

KPK tetapkan Rachmat Yasin, dalam dua kasus, pertama diduga meminta, menerima atau memotong pembayaran dari beberapa SKPD sebesar Rp 8.931.326.223. SKPD memiliki sumber dana yang berbeda untuk memberikan dana kepada Rachmat Yasin.

Pengumpulan dana diduga digunakan Rachmat Yasin untuk biaya operasional dan kebutuhan kampanye Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Legislatif yang diselenggarakan pada 2013 dan 2014.

Kasus kedua KPK tetapkan Rachmat Yasin, diduga menerima gratifikasi, berupa tanah seluas 20 hektare di Jonggol, Kabupaten Bogor dan Toyota Velfire senilai Rp825 juta.

Rachmat Yasin baru bebas 8 Mei 2019. Dia sebelumnya dijerat kasus suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor Tahun 2014 atas nama PT Bukit Jonggol Asri seluas 2.754 Hektare.

Rachmat Yasin divonis 4 tahun 6 bulan penjara. diawali operasi tangkap tangan (OTT) pada 7 Mei 2014, KPK juga memproses FX Yohan Yap (swasta), M Zairin (Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bogor) dan Kwee Cahyadi Kumala, Komisaris Utama PT. Jonggol Asri dan Presiden Direktur PT. Sentul City. (Den)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here