Beranda Ragam SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung, Suarakan Solidaritas di Ajang GSMS

SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung, Suarakan Solidaritas di Ajang GSMS

Onlinekoe.com – Gelar akbar Pameran dan Pentas Seni GSMS 2018 ditaja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung di Mall Kartini, Bandar Lampung, Jumat (7/12) hingga Minggu (9/12).

Dalam gelaran ini SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung yang diampu seniman Christian Heru Cahyo Saputro dengan Asisten seniman Robi Akbar tampil pada hari Minggu (9/12) menaja Gelar Sastra.

Robi Akbar selaku stage manager memaparkan, gelar sastra ini menampilkan hasil karya para siswa selama mengikuti program GSMS yang dinisiasi Kemendekbud. Para siswa kelas sastra ini menampilkan rangkaian musikalisasi puisi dan baca puisi bahasa Lampung. Sesi penampilan SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung tebagi dalam 4 kelompok. “Mereka tampil membawakan karya puisi dan aransemen musikalisasi hasil gubahan para siswa sendiri,” ujar Robi yang kesehariannya aktif sebagai penggiat kesenian di Sanggar Gaharu Bandar Lampung.

Kelompok pertama yang punggawanya terdiri dari ; Intan, Andro, Sadam, Habib, Stefani, Angger, dan Raffli mengusung puisi bertajuk: Doa untuk Palestina karya Intan Pramuditha. Puisi yang kontektual dengan keadaan nasib bangsa Palestina dilantunkan dengan iringan musik hadroh yang menggugah. ” Puisi ini saya ciptakan sebagai empati saya terhadap saudara-saudara kita bangsa Palestina. Derita mereka adalah derita kita juga sesama umat manusia,” ujar Intan.

Kelompok kedua dengan penampil Pinky,Ivan, Raffi dan Sidik menyuguhkan puisi kekinian berjudul; Sepi karya Pinky Rahma Putri. Problematika masyarakat urban berhasil dibesut Pinky dalam nuansa manusia kota yang teralienasi dari masyarakatnya. “Sepi menjadi problimatika masyarakat perkotaan. Meski dalam keramian tetapi mereka banyak yang kesepian,” ujar Pinky memaparkan konsep karyanya.

Sedangkan kelompok ketiga yang digawangi ; Ilma Pinky, Ivan, Icha dan Ibrahim mengusung puisi berjudul; Palu karya Ilma Naim Djauharoh. Dalam iringan musik yang membuat orang baper menyampaikan duka masyarakat Palu. “Aku tak mengenalmu// Kau asing di telingaku// Tapi belakangan ini// Orang-orang memperhatikanmu// Kau sedang merintih// Palu// Aku tak tahu// Kau sedang merintih// Menahan luka ditubuhmu// Aku tak pernah menginjakkan kakiku// Di tanahmu// Tapi doaku untukmu//,” ujar Ilma dalam puisinya.

Pada pamungkas pertunjukan Imelda Intan Syafitri membacakan puisi berbahasa Lampung karyanya bertajuk: “Sembahyang” dengan iringan petikan gitar Ibrahim dalam nada yang religius.

Menutup persembahannya dalam ajang GSMS 2018, Imelda membacakan puisi berjudul; “Emak” dengan iringan irama lagu “Bunda” dari petikan gitar Ibrahim yang sayup-sayup melantunkan irama melankolia. Kepala Sekolah SMA Al Azhar 3 Bandar Lampung Drs.Hi Ma’ariffudin MZ, MpdI didampingi guru pembimbing Saeful Alfiansah, S.Pd mengatakan, sangat berterima kasih kepada Kemendikbud dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang telah menyertakan sekolahnya dalam program ini.

“Program ini sangat bermanfaat para siswa bisa belajar seni langsung pada senimannya. Dengan keberhasilan mereka pentas menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, kerjasama dan toleran,” pungkasnya. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here