Beranda Lampung Strategi Pemasaran Plastik Bekas Yang Dirubah Menjadi Barang Nilai Jual

Strategi Pemasaran Plastik Bekas Yang Dirubah Menjadi Barang Nilai Jual

Onlinekoe.com – Plastik bekas dirubah menjadi barang nilai jual, serta strategi pemasaran melalui internet, merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para Dosen STMIK Pringsewu yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat.

Sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan bekas limbah plastik tersebut diikuti para ibu rumah tangga dI desa Budi Lestari Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan, pada Senin (2/9) lalu.

Para dosen yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat STMIK Pringsewu, beranggotakan, Ponidi.M.Pd. Rico Hardiyan Saputra.S.T.M.T.I, Pamuji Setiawan.M.T.I. Marilin Kristina.M.Pd. Desi Handayani.M.H.

Ponidi, M.Pd menjelaskan, Peningkatan kualitas dalam dunia pendidikan terutama kampus merupakan suatu faktor yang mampu untuk menentukan arah dan tujuan. Peningkatan ini dapat di dukung oleh para dosen-dosen yang berkecimpug di dalamnya, dapat dilakukan dengan cara memenuhi unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup Pendidkan, Pengabdian dan Penelitian. Guna memenuhi point Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ke 2, maka para dosen pun perlu melakukan pengabdian di lingkungan masyarakat.

Pengabdian yang dilakukan oleh dosen STMIK Pringsewu ini merupakan suatu pengabdian dalam hal pelatihan pembuat kreatifitas atau kerajinan tanggan yang di buat dari beberapa jenis barang yang tidak terpakai, karena pelatihan ini sangat penting bagi kalangan ibu-ibu agar dapat mengembangkan kemampuan dalam berkreatifitas untuk pembuatan kerajinan. Ujar Ponidi

Ponidi juga berharap, Pelatihan di harapkan nantinya dapat membantu ibu-ibu dalam menambah penghasilan yang di inginkan dengan terjualnya hasil kerajinan yang ada.
Pemilihan bahan bekas yang tidak terpakai merupakan suatu inisiatif yang perlu dikembangan agar dapat merubah dari bahan yang tidak memiliki nilai jual di rubah menjadi bahan yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Adanya pelaksanaan ini harus menjadi suatu kebiasaan di setiap kalangan agar dapat selalu mengembangkan kreatifitas yang ada sehingga dapat mengurangi adanya sampah. Harap Ponidi.

Anggota Tim Pengabdian Masyarakat, STMIK Pringsewu, Marilin Kristina,M.Pd, mengatakan, Pelaksanaan pelatihan ini juga harus selalu mendapat dukungan dari berbagai kalangan terutama dukungan masyarakat setempat yang akan ikut pelatihan Pelatihan ini tidak hanya fokus dengan pembuatan bahan plastik bekas menjadi suatu kerajian saja, akan tetapi dalam pelatihan ini di berikan arahan melalui pemberian materi tentang bagaimana cara pemasaran hasil kreatifitas melalui internet. Sehingga harapan besar dari hasil pelatihan ini benar-benar dapat di kembangkan hingga sampai masyarakat memahami terkait strategi pemasaran melalui internet. Pada tahap pelatihan ini juga di bantu oleh beberapa mahasiswa untuk ikut melakukan pendampingan kepada peserta pelatihan. Ujar Marilin Kristina.

Pemateri lainnya,Rico Hardiyan Saputra, S.T., M.T.I memaparkan materi yang berkaitan dengan sistem pemasaran melalui internet. Pada pemaparan materi ini Rico Hardiyan Saputra, S.T., M.T.I memberikan contoh sistem pemasaran yang melalu internet seperi IG, Facebook, Youtube, dan lain-lain. Rico mengatakan, bahwasanya dengan menggunakan pemasaran yang berbasis internet dapat membantu masyarakat peserta pelatihan dalam mempromosikan hasil dari kreatifitas yang telah di buatnya. Dengan mengunakan alat Handphone yang di miliki ibu-ibu peserta pelatihan sudah bisa memasarkan hasil kerajinan ke seluruh penjuru yang ada. Katanya. (benk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here