Onlinekoe.com, MEDAN – Pasca niat dan ide berilan dari segelintir masyarakat Karo yang tergabung dalam JPS (Jambur Pergerakan Sinterem) terkait pengajukan pembangunan jalan tol dan atau jalan layang Medan-Berastagi (baca- Sumaterapost.co “pak jokowi jangan anak tirikan Kabupaten Karo) memasuki babak baru.
Setelah menjadi pemberitaan yang hangat di tengah masyarakat Karo, dan hampir di Sumatera Utara diketahui menuai komentar pro dan kontra baik di pemberitaan dan di media sosial. hal tersebut tidak serta merta membuat JPS seyogyanya patah arah, melainkan menambah semangat berjuang layaknya semangat Pejuang yang berbasis di Tanah Karo.
Melihat perjuangan JPS yang hanya segelintir masyarakat Karo tergabung di dalamnya saat beraksi di depan Istana Negara RI guna memperjuangkan kepentingan masyarakat luas, dimana akhirnya melahirkan Forum Masyarakat Nasional ( Formanas) di dan melaksanakan aksi damai mendesak 27- Agustus -2019 Ke DPRD SUMUT agar meminta Gubenur Sumatera Utara yang berkapasitas sebagai Leading Sektor pembangunan di Sumut terkait belum terselesaikan pembangunan jalan tol dan atau jalan Layang Medan Berastagi.
Pertemuan yang dihadiri dan disepakati oleh gabungan – gabungan tokoh pemuda tokoh masyarakat, tokoh musisi dan tokoh agama serta ikatan pedagang pada hari Selasa 20-8-2019 pukul 15.27 WIB di Liza Cafe Parang Empat Medan, dan dihadiri beberapa perwakilan dari Kabupaten lainya , dan disepakati menjadi Koordinator lapangan (Korlap ) P3TSU M Iqbal, IMKA Indra, Forsase Moses Pinem ,BPK Daniel Kaban, Pasar Induk Nurlina kaban, MMTC Eric Sitompul
Jambur Pergerakan Sinterem (JPS) Andy Elkana ,Forgamka Yoki Lingga ,Mamre Klasis Daniel Pelawi, AKDP 5 Kabupaten Petrus Sembiring ,Lintas etnis masyarakat Ferdi Sembiring.
Yang di hadiri oleh Perwakilan dari daerah beberapa kabupaten penguna akses jalan Medan – Berastagi Karo (Raja Edward Sebayang), Simalungun Romdiston Purba, Dairi (Johan simangunsong), Pak-pak (Tetap tumanggor), Deli Serdang (Edison Tarigan) dan penanggungjawab dari aksi yang akan dilangsungkan oleh Julianus Sembiring Gurki Spd.
saat Sumaterapost.co mengkonfirmasi Julianus Sembiring melalui Aplikasi Whatsapp Kamis 21-8-2019 pukul 11.40 WIB.terkait agenda Aksi damai yang akan dilaksanakan “, adapun tujuan kegiatan yang akan dilaksanakan 27-Agustus-2019, untuk mendesak DPRD Sumut agar Gebenur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yang berkapasitas sebagai Leading Sektor pembangunan di Sumut memanggil 6 Kepala daerah terkait tertunda nya administrasi pembangunan jalan Tol dan atau jalan Layang Medan-Berastagi “, ujarnya mengakhiri.(Mawar)







