Beranda Ragam Pemkot Anggarkan Beberapa Proyek Sekaligus, Ini Penjelasannya

Pemkot Anggarkan Beberapa Proyek Sekaligus, Ini Penjelasannya

Onlinekoe.com, Bogor – Pemkot Bogor anggarkan beberapa proyek sekaligus. Diantaranya pembangun Perpustakaan, sebesar Rp 15 Miliar. Pemeebasan lahan di Jalan Otto Iskandar Dinata, sekitar Rp 20 Miliar dan biaya kajian moda transportasi Trem Ro 500 juta.

Walikota Bogor Bima Arya menjelaskan, membangun Perpustakaan merupakan mimpi bersama untuk menuntaskan tahapan program prioritas pembangunan.

“Untuk menuntaskan tahapan-tahapan dari prioritas pembangunan dengan isu-isu strategis pada beberapa kegiatan pertama adalah mimpi kita untuk sama sama memiliki perpustakaan.

Seiring dibentuknya pansus perpustakaan, disepakati angka Rp 15 miliar, kita kawal bersama-sama,” kata Bima saat sidang paripurna Gedung DPRD Selasa (26/11/2019).

Pemkot juga memasukan anggaran untuk pembebasan lahan di Jalan Otto Iskandar Dinata nilainya mencapai Rp 20 miliar.

“Aspirasi warga terkait kemacetan dipusat. Disingkronkan dengan bantuan provinsi, karena itu disepakati untuk mengalokasikan anggaran. Persiapan pembanguan jembatan otista berupa pembebasan lahan mencapai angka Rp 20 miliar,” tuturnya.

Pemkot Bogor juga memasukan program perencanaan pembangunan, moda transportasi berbasis rel berupa Trem. Kajian sebesar Rp 500 juta

Walikota juga menyebut terkait bidang olahraga, juga disepakati kajian-kajian untuk menunjang janji-janji kampanye membangun infrastruktur olahraga sebesar hampir Rp 1 miliar..

“Beasiswa bagi mahasiswa keluarga miskin hampir Rp 500 juta, berupa insentif guru ngaji, bantuan RTLH dan siswa miskin kembali disepakati dikucurkan. Kita harus bisa dikawal,” katanya.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengatakan, rapat paripurna tadi juga disepakati terkait raperda APBD Kota Bogor untuk tahun 2020.

Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor sepakat APBD 2020 sebesar Rp 2.398.793.726.823 triliun.

“Sementara kalau APBD 2020 sudah kita sepekati bahwa anggaran pendapatan dan belanja totalnya Rp 2,35 sekian triliun, dimana terdiri dari pendpaatan daerah asli Rp 1,098 triliun.

Pertimbangan sebesar Rp 1,25 triliun. Surplus pembiayaan sebesar Rp 250 sekian miliar. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here