Beranda Ragam Pencabutan kWh Listrik Ilegal, Dinas PUPR Tubaba Pemberi Harapan Palsu

Pencabutan kWh Listrik Ilegal, Dinas PUPR Tubaba Pemberi Harapan Palsu

Onlinekoe.com, PANARAGAN– oknum kontraktor yang mendapatkan proyek sumur Bor pada tahun 2015 dengan melakukan pemasangan kWh listrik Ilegal sehingga harus dilakukan pencabutan oleh pihak PLN sebulan yang lalu. Dan dinas Pekerjaan Umum dan penataruang(PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat(Tubaba) pememberi harapan palsu(PHP).

Nampaknya apa yang menjadi keluhan warga tidak dihiraukan oleh oknum kontraktor tersebut untuk melakukan pemasangan kembali kWh listrik itu dengan menggantikan yang baru.

Lebih parahnya lagi, pemerintah kabupaten Tulangbawang Barat sudah mengetahui permasalahan tersebut seakan-akan tidak menghiraukan permasalahan pencabutan KWH itu untuk dicari solusi agar dapat dipasang kembali, melalui Baharudin kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat sebulan yang lalu mengatakan bahwa permasalahan tersebut akan dilakukan kroscek untuk mengetahui siapa pemilik proyek sumur bor tersebut.

“Nanti kita cari siapa pemilik proyek itu dan akan berusaha mencari jalan keluarnya agar kWh nya diganti,lebih baiknya pihak tiyuh (kepala tiyuh) langsung melaporkan permasalahan itu kedinas secara tertulis,” kata Baharudin, sebulan yang lalu saat kWh listrik Ilegal tersebut dicabut oleh PLN.

Sementara itu, Suarno warga rt.10 rk 03 tiyuh Panaragan Jaya Indah (PJI), kecamatan Tulangbawang tengah, kabupaten setempat mengeluhkan permasalahan kWh listrik yang dicabut tersebut belum digantikan sampai saat ini. “Pokoknya minta dipasangkan kembali seperti dulu, sedangkan kami membutuhkan air sudah sebulan gak ngambil air di sumur bor ini, sebenarnya salah siapa sih ini kok bisa teledor memasang KWH gak jelas dan dilos setrum juga selama 4 tahun,” kata dia, Kamis(4/4/2019).

Menanggapi permasalahan ini, Paisol,SH Ketua Komisi III DPRD kabupaten Tulangbawang Barat, menyayangkan permasalahan tersebut, Ia berharap penegak Hukum segera bertindak untuk mengusut dugaan pembohongan dalam pemasangan kWh Ilegal proyek sumur bor tersebut.

“Kita mintak pihak kepolisian untuk menindak lanjuti masalah rekanan yang telah lalai dalam pelaksanaan pekerjaan. Karena telah merugikan Pemerintah & masyarakat penerima bantuan sumur bor tersebut.” Ucap Paisol melalui pesan WhatsApp beberapa hari yang lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here